Seputar Peradilan

DISKUSI HUKUM

KORWIL I PENGADILAN TINGGI AGAMA JAWA BARAT

TENTANG SITA DAN EKSEKUSI

 

Sukabumi-Kamis, tanggal 07 Desember 2017 Pengadilan Agama Sukabumi telah sukses menggelar acara Diskusi Hukum untuk Korwil I Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat (PA Depok, PA Cibinong, PA Bogor, PA. Cibadak, dan PA. Sukabumi), bertempat di Gedung Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Jalan Selabintana Nomor 37 Kota Sukabumi Jawa Barat.

Diskusi tersebut diikuti oleh 25 orang peserta, yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan 2 orang Jurusita dari masing-masing satker. Adapun susunan acara adalah sebagai berikut:

  1. Pembukaan;
  2. Pembacaan Do’a;
  3. Pemaparan Materi oleh Narasumber (Ketua dan Wakil Ketua PTA Jawa Barat);
  4. Diskusi antara Peserta dan Narasumber;
  5. Penutupan.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat, yaitu:

  1. Drs. H. Bahrussam Yunus, S.H., M.H., Ketua PTA Jawa Barat, sebagai narasumber;
  2. Drs. H. Mardiana Muzhaffar, S.H., M.H., Wakil Ketua PTA Jawa Barat, sebagai narasumber; dan
  3. Drs. Tata Sutayuga, S.H., M.H., Hakim Tinggi PTA Jawa Barat, sebagai moderator.

 

Materi pertama disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat, Drs. H. Mardiana Muzhaffar, S.H., M.H., dengan judul Sita dan Eksekusi. Selanjutnya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat, Drs. H. Bahrussam Yunus, S.H., M.H., memberikan materi kedua dengan judul Eksekusi Pembayaran Sejumlah Uang, beliau juga mengungkapkan kebahagiaannya bisa bersilaturrahim dan bertatap muka dengan warga peradilan agama seluruh wilayah I PTA Jawa Barat. Selama ini Sita dan Eksekusi di Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat masih bervariasi dalam pelaksanaannya dan dalam penyelesaiannya masih berlarut-larut.

“Dalam eksekusi diperlukan keberanian dan ilmu yang memadai, karena apabila hanya ada keberanian tanpa didukung dengan ilmu akan terjadi kekonyolan, sebaliknya ada ilmu tanpa ada keberanian akan terjadi kesia-siaan”, tutur beliau di Ruang Pertemuan Udang Gedung Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sukabumi, Kamis (07/12/2017).

Permasalahan sita dan eksekusi di lingkungan Peradilan Agama kian hari makin kompleks dan rumit, sehingga dengan adanya diskusi ini diharapkan Ketua Pengadilan Agama beserta jajarannya dapat menyelesaikan permasalahan yang timbul dalam proses eksekusi dengan baik dan benar sesuai aturan hukum yang berlaku.

        

Melalui diskusi seperti ini diharapkan para peserta dapat menyerap ilmu dan berbagi pengalaman agar permasalahan yang muncul dalam eksekusi dapat diminimalkan, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi jauh lebih baik dan lebih profesional. (Dq)